Walaupun aku bukan penganut agama yang baik, tapi rasanya aku memiliki tanggungjawab untuk mengarahkan muridku memilih Tuhannya. Walaupun aku cenderung mengarahkan Tuhan yang harus dia pilih adalah Tuhan yang aku pilih, tetapi pada akhirnya aku persilahkan ia memilih Tuhan dan agama yang paling dia suka. Pembicaraan tentang Tuhan dan agama yang mesti dipilih tidaklah berjalan dengan inten dan terjadwal, hanya kalau ada waktu yang baik terkadang aku menanyakannya. Sudahkah sekarang kamu beragama dan ber-Tuhan? Jawabannya kala itu selalu belum. Ia mengatakan saya baru tertarik pada sosok Dewi Kwan In. Aku katakana nggak apa-apa pelajari aja dulu semua yang menarik menurut kamu.
Saya selalu mengatakan pilihlah agama yang menurut kamu paling baik, walaupun aku katakan bahwa agama yang aku anut adalah agama yang baik. Penjelasan tentang alternatif agama yang mesti dianut aku tawarkan, hasilnya ia selalu pikir-pikir dan pilih-pilih dulu. Aku tertarik dengan muridku ini karena ia satu-satunya yang belum beragama dan ber-Tuhan, masih mencari Tuhan dan mencarai agama. Kalau semua muridku sudah memiliki agama karena warisan dan pilihannya, maka muridku ini kasihan ia tidak mendapatkan warisan teologis dari keluarganya.
Satu tahun saya biarkan ia mencari agama dan Tuhan yang ia angap paling baik.Tepat pada saat praktek pelajaran agama kelas XII sesudah UN di sekolah, ia meminta tolong padaku bahwa ia keberatan dan tak bisa membaca kitab suci Al Quran, guru agamnya menganggap ia beragama islam. Selama ia bersekolah ia mengaku beragama islam pada sekolahnya .
Aku bertanya agama kamu apa sekarang? Ia menjawab Kristen Katolik. Aku berpikir syukurlah ia sekarang sudah ber-Tuhan dan beragama, sebagai gurunya aku tidak mampu mengajak sesuai dengan agama yang aku anut. Saya katakan padanya semua penganut agama sama-sama berusaha mendekakatkan dirinya pada Tuhannya. Saya katakan syukurlah kamu sekarang sudah beragama dan ber-Tuhan bukan seorang atheis lagi. Semoga kamu lebih baik dengan agama pilihanmu, walaupun masih dalam perjalanan awal mencari Tuhan.
Kamis, 10 Juni 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar